Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat memiliki ciri, yaitu klausa utamanya dilengkapi dengan satu klausa atau lebih.


kalimat majemuk bertingkat
La phrase complexe > La subordination 

Kalimat majemuk bertingkat (la subordination) memiliki ciri, yaitu klausa utamanya (la proposition principale) dilengkapi dengan satu klausa pelengkap (la proposition subordonnée) atau lebih. Kedua klausa dihubungkan dengan kata-kata tertentu sesuai dengan fungsinya. 

Contoh: 
Le chien est un animal domestique, parce qu'il peut vivre avec l'homme. 
Proposition principale: Le chien est un animal domestique
Proposition subordonnée: peut vivre avec l'homme  
Préposition: parce que  

Berdasarkan kata hubung (préposition) yang digunakan, kalimat majemuk bertingkat dibedakan jenisnya:
  • La subordonnée relative, klausanya dihubungkan dengan salah satu pronom relatif
Contoh: Je connais Paul qui sait parler indonésien. 

  • La subordonnée complétive, klausanya dihubungkan dengan konjungsi que ("bahwa").  
Contoh: On m'a dit que la supérette était ouverte pendant 24 heures. 

  • La subordonnée interrogative indirecte, kalimat tanya tidak langsung yang menggunakan kata tanya sebagai kata hubung antarklausa.   
 Contoh: Nico m'a demandé si je viendrais à sa soirée ce soir.  

  • Les subordonnées circonstancielles, klausanya dihubungkan dengan salah satu konjungsi yang menyatakan hal berikut:
> cause atau sebab
Contoh: Jeannette n'est pas venue à la fête parce qu'elle avait mal à la tête.

conséquence atau akibat


temps atau waktu


but atau tujuan


condition atau syarat


opposition atau kebalikan


comparaison atau perbandingan  


Elga Ahmad

Pencinta Bahasa & Kopi Krim

Seorang pegiat dan penggiat bahasa asing, terutama dalam pengembangan bahasa Prancis (FLE) maupun bahasa Indonesia (BIPA) bagi penutur asing.

0 komentar:

Posting Komentar