Penyesuaian Kata Kerja dengan Subjek (1)

Aturan Dasar
Mengikuti aturan dasar bahasa Prancis, setiap kata kerja atau predikat dalam sebuah kalimat harus dilakukan penyesuaian dengan subjek; berdasarkan jumlah dan jenis kelaminnya. Proses ini dinamakan konjugasi

Perhatikan contoh berikut:
  • En octobre, les feuilles commencent à tomber.
  • Puteri est partie hier matin.  
  • Nous nous sommes quittés dans l'après-midi.
  • Tu verras Michelle ce soir. 
  • J'ai fait la cuisine pour le dîner.

Pada anak kalimat dengan kata penghubung qui, maka kata kerja menyesuaikan dengan kata yang berada tepat sebelumnya.
  • C'est moi qui ai fait la cuisine pour le dîner.
  • C'est nous qui avons gagné.

Subjek terkadang dapat pula ditempatkan setelah kata kerja.
  • C'est dans ce quartier qu'habitaient mes grands-parents

 

Struktur Kalimat Tanya

Dalam bahasa Prancis, terdapat tiga cara untuk mengajukan sebuah pertanyaan. Ketiga struktur kalimat ini dibedakan berdasarkan pada konteks penggunaannya, yakni pada situasi resmi, penekanan, dan tidak resmi.

  1. Struktur yang dibalik (inversion
    Ini merupakan bentuk kalimat tanya yang digunakan dalam konteks yang resmi. Lebih sering penggunaanya pada bentuk tertulis, misalnya dalam pertanyaan-pertanyaan sebuah angket. Pada bentuk ini, yang perlu dilakukan ialah dengan membalik posisi subjek (S) dan predikat/kata kerja (V), sbb:

    S-V menjadi V-S

    Contoh: Savez-vous nager ?
    Où habitez-vous ?
    Eva peut-elle venir ce soir ?
    Quelle langue parle-t-il
    Léo ? Ketika kata kerja yang digunakan berakhiran huruf vokal, kita harus menambahkan huruf t (euphonie) yang bertujuan untuk memudahkan pelafalannya.
    Khusus kata kerja pouvoir pada kalimat Je peux... mengalami perubahan menjadi Puis-je...: Puis-je vous aider ? 

  2. Penekanan (est-ce que)
    Pada bentuk ini, kita hanya menambahkan kata est-ce que pada struktur kalimat standar (S-V) sebagai penekanan bahwa ini adalah kalimat tanya. Maka, intonasi tidak begitu penting ketika mengajukan sebuah pertanyaan dengan bentuk kedua ini.

    Contoh: Est-ce que vous savez nager ?
    Où est-ce que vous habitez ?
    Est-ce qu'Eva peut venir ce soir ?
    Quelles langues est-ce que Léo parle ?
    Est-ce que je peux vous aider ? 
  3. Intonasi (langage familier)
    Ini adalah bentuk kalimat tanya yang paling lumrah digunakan, terutama dalam komunikasi lisan dalam konteks yang tidak resmi. Intonasi yang naik pada akhir kalimat menjadi sangat penting untuk menandakan bahwa kita sedang mengajukan sebuah pertanyaan.

    Contoh: Vous savez nager ?
    Où vous habitez ? = Vous habitez où ?
    Eva peut venir ce soir ?
    Quelles langues Léo parle ? = Léo parle quelles langues ?
    Je peux vous aider ?

Penggunaan Kata “Comme”

comme
Kata comme memiliki beragam arti yang bergantung kepada penggunaannya dalam sebuah kalimat. Kata tersebut dapat berfungsi untuk menyatakan:
  • Seruan
- Comme ce bébé est mignon ! - Comme c’est difficile !
  • Penyebab
- Comme il pleut beaucoup, nous ne pouvons pas sortir.
  • Sinonim kata en tant que (sebagai)
- Elle travaille comme secrétaire dans cette entreprise depuis cinq ans. - Q’est-ce que vous voulez comme boisson ?
  • Perbandingan
- Mon fils veut devenir professeur comme moi.

Kalimat Sederhana atau Tunggal

phrase simple
Kalimat adalah sebuah kata atau rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan menyatakan makna tertentu. Pada bentuk tertulis, suatu kalimat harus diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda baca, tergantung pada maksudnya; titik (.), tanda tanya (?), tanda seru (!), maupun titik-titik (...).

Dalam bahasa Prancis, kalimat sederhana (phrase simple) ditandai dengan ciri terdapatnya hanya satu kata kerja atau predikat yang dikonjugasikan -satu klausa. Sedangkan dalam bahasa Indonesia, kalimat seperti ini disebut dengan istilah kalimat tunggal.

Berikut ini adalah tiga pola dasar untuk dapat menyusun sebuah bentuk kalimat sederhana:
  • SUJET + VERBE
Perhatikan kalimat di bawah ini:
- Je parle.
- Les chanteurs chantaient.
- Nous avons compris.  

Dalam hal ini, je, les chanteurs, dan nous merupakan subjek (sujet).

Adapun pada bentuk kalimat perintah (impératif), subjet tidak perlu disebutkan.
- Allez!
- Ne pas oublier.

  • SUJET + VERBE + ATTRIBUT
Perhatikan contoh kalimat di bawah ini:
- Marie est belle.
- Mon fils deviendra policier.

Attribut merupakan kata pelengkap yang menerangkan subjek dalam sebuah kalimat dengan kata kerja être atau kata kerja tertentu lainnya. Attribut bisa berupa kata sifat (adjectif) atau kata benda (nom).

  • SUJET + VERBE + COMPLÉMENT D'OBJET
Perhatikan contoh:
- Tu regardes la télévision?
- Je téléphonerai à mon frère.

Complément d'objet atau objek ialah sebuah kata atau kelompok kata yang melengkapi makna dari kata kerja dalam kalimat.

Dalam bahasa Prancis, dikenal dua jenis objek: Complément d'objet direct (COD) dan Complément d'objet indirect (COI).


Semua kalimat pada setiap pola di atas dapat ditambahkan dengan satu (atau lebih) kata keterangan (Compléments circonstanciels) yang menerangkan tempat, waktu, penyebab, dsb. Misal:
- Les chanteurs chantaient sur la scène.
- Demain,  je téléphonerai à mon frère.
- Aujourd'hui, il est absent à cause de la grève. 

Catatan:
Sebuah kalimat bisa pula hanya terdiri dari satu kata benda atau hanya berupa serangkaian kata benda. Perhatikan contoh:
- Attention!
- Ouverture automatique des portes.

Daftar Istilah

daftar istilah gramatika
Daftar ini akan selalu diperbarui setiap saat.
  • adjectiva (bentuk tidak baku: adjektif, ajektiva, ajektif): kata yang menerangkan nomina (kata benda) dan secara umum dapat bergabung dengan kata lebih dan sangat.
  • gramatika: tata bahasa.
  • klausa: satuan gramatikal yang mengandung predikat dan berpotensi menjadi kalimat.
  • konjugasi: sistem perubahan bentuk verba yang berhubungan dengan jumlah, jenis kelamin, modus, dan waktu (terdapat pada bahasa fleksi); tasrif.
  • nomina: kelas kata yang dalam bahasa Indonesia ditandai oleh tidak dapatnya bergabung dengan kata tidak, misalnya rumahadalah nomina karena tidak mungkin dikatakan tidak rumah, biasanya dapat berfungsi sebagai subjek atau objek dari klausa.
  • predikat: bagian kalimat yang menandai apa yang dikatakan oleh pembicara tentang subjek; sebutan (dalam kalimat).
  • pronomina: kata yang dipakai untuk mengganti orang atau benda; kata ganti seperti aku, engkau, dia.
  • subjek: bagian klausa yang menandai apa yang dikatakan oleh pembicara; pokok kalimat.
Sumber: KBBI Daring

Materi Pilihan:

Struktur Kalimat

Selengkapnya

Kata Kerja

Selengkapnya

Kelompok Kata dan Kata Ganti

Selengkapnya

Kata-Kata Tidak Beraturan

Selengkapnya

Tipe-Tipe Kalimat

Selengkapnya

Kalimat Kompleks

Selengkapnya